Advertisement
Diduga Keracunan, 11 Pelajar di Karanganyar Dilarikan ke Rumah Sakit
Foto ilustrasi sakit perut - keracunan. / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, KARANGANYAR — Sebanyak 12 pelajar di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah (Jateng), harus dirawat di RSUD Karanganyar karena mengalami gejala mual, muntah, dan diare. Dugaan sementara, mereka mengalami keracunan makanan.
Belasan pelajar itu menjalani perawatan di RSUD Karanganyar sejak Jumat (3/10/2025). Mereka diduga mengalami keracunan makanan, namun hingga kini belum diketahui pasti penyebabnya.
Advertisement
RSUD Tangani 12 Pelajar dengan Gejala Sama
Direktur Utama RSUD Karanganyar, dr Arif Setiyoko, kepada Espos, Senin (6/10/2025), mengatakan ada belasan pelajar yang mendapatkan perawatan di rumah sakit tersebut sejak Jumat kemarin. Mereka datang ke rumah sakit dengan keluhan diare, mual, dan muntah.
BACA JUGA
“Jumlahnya total 12 orang. Itu sudah termasuk yang rawat inap dan rawat jalan,” ujar dr Arif.
Menurutnya, pasien datang ke rumah sakit tidak dalam waktu bersamaan dan berasal dari berbagai wilayah di Karanganyar kota. Ia juga menyebut bahwa sebagian besar pasien merupakan pelajar tingkat SMP dan SMA. Namun ada pula siswa SD.
“Datangnya nggak bareng. Kebanyakan pelajar SMP dan SMA. Untuk anak SD hanya sedikit,” jelasnya.
Belum Dipastikan Terkait Program MBG
Saat ditanya apakah kejadian ini berkaitan dengan makanan tertentu, seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG), dr Arif enggan memberikan penjelasan lebih lanjut karena menyangkut data medis pasien.
“Soal itu (MBG), saya kurang tahu ya. Karena kalau catatan medis, kami nggak boleh buka,” ucapnya.
Meski begitu, dr Arif memastikan bahwa kondisi pasien secara umum tidak tergolong berat. Beberapa di antaranya bahkan sudah diperbolehkan pulang dan melanjutkan pengobatan secara rawat jalan.
“Keluhannya rata-rata diare, mual, dan muntah. Tapi tidak berat, kok. Sebagian juga sudah pulang,” katanya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas Kesehatan Karanganyar mengenai penyebab pasti dugaan keracunan tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : espos.id
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Mudik Lebaran 2026 Didukung 3.115 Km Jalan Tol dan 10 Tol Fungsional
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Mudik Lebaran Jogja Diprediksi Diserbu 8 Juta Lebih Pemudik
- Dinkes Kota Jogja Telusuri Enam Kasus Campak Awal 2026
- Tol Jogja-Solo Segmen Purwomartani Dibuka Mudik Lebaran, Masuk Gratis
- Sempat Longsor Tiga Kali, Jalur Clongop Gunungkidul Kembali Dibuka
- Jadwal Buka Puasa di Jogja 10 Maret 2026, Magrib 17.58 WIB
Advertisement
Advertisement








