Wisata Jumog River Tubing Tawarkan Sensasi Arungi Sungai 800 Meter
Jumog River Tubing resmi beroperasi di Karanganyar. Wisatawan bisa menyusuri sungai 800 meter selama 20 menit dengan tiket Rp25.000.
Foto ilustrasi sakit perut/keracunan. - Freepik
Harianjogja.com, KARANGANYAR — Sebanyak 12 pelajar di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah (Jateng), harus dirawat di RSUD Karanganyar karena mengalami gejala mual, muntah, dan diare. Dugaan sementara, mereka mengalami keracunan makanan.
Belasan pelajar itu menjalani perawatan di RSUD Karanganyar sejak Jumat (3/10/2025). Mereka diduga mengalami keracunan makanan, namun hingga kini belum diketahui pasti penyebabnya.
RSUD Tangani 12 Pelajar dengan Gejala Sama
Direktur Utama RSUD Karanganyar, dr Arif Setiyoko, kepada Espos, Senin (6/10/2025), mengatakan ada belasan pelajar yang mendapatkan perawatan di rumah sakit tersebut sejak Jumat kemarin. Mereka datang ke rumah sakit dengan keluhan diare, mual, dan muntah.
“Jumlahnya total 12 orang. Itu sudah termasuk yang rawat inap dan rawat jalan,” ujar dr Arif.
Menurutnya, pasien datang ke rumah sakit tidak dalam waktu bersamaan dan berasal dari berbagai wilayah di Karanganyar kota. Ia juga menyebut bahwa sebagian besar pasien merupakan pelajar tingkat SMP dan SMA. Namun ada pula siswa SD.
“Datangnya nggak bareng. Kebanyakan pelajar SMP dan SMA. Untuk anak SD hanya sedikit,” jelasnya.
Belum Dipastikan Terkait Program MBG
Saat ditanya apakah kejadian ini berkaitan dengan makanan tertentu, seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG), dr Arif enggan memberikan penjelasan lebih lanjut karena menyangkut data medis pasien.
“Soal itu (MBG), saya kurang tahu ya. Karena kalau catatan medis, kami nggak boleh buka,” ucapnya.
Meski begitu, dr Arif memastikan bahwa kondisi pasien secara umum tidak tergolong berat. Beberapa di antaranya bahkan sudah diperbolehkan pulang dan melanjutkan pengobatan secara rawat jalan.
“Keluhannya rata-rata diare, mual, dan muntah. Tapi tidak berat, kok. Sebagian juga sudah pulang,” katanya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas Kesehatan Karanganyar mengenai penyebab pasti dugaan keracunan tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : espos.id
Jumog River Tubing resmi beroperasi di Karanganyar. Wisatawan bisa menyusuri sungai 800 meter selama 20 menit dengan tiket Rp25.000.
Pedagang pasar tradisional Gunungkidul berkurang 30%-40% akibat perdagangan online, pedagang keliling, dan minimnya generasi penerus.
Ekshumasi Sutrimo telah dilakukan. Forensik tak menemukan luka, sementara polisi memeriksa 8 saksi dan menunggu hasil laboratorium.
BKSDA Jateng menerima tiga laporan kemunculan macan sepanjang Januari-Juli 2026 di tengah musim kemarau.
Komisi III DPR menyetujui 14 calon hakim agung dan hakim ad hoc MA setelah menjalani uji kelayakan dan kepatutan di DPR.
DPRD Klaten menjadwalkan pemilihan Wabup pada 26 Agustus 2026. Dua nama kader Gerindra berebut kursi yang kosong sejak Februari.