Advertisement

Sopir Jasa Angkut di Gondangrejo Dirampok dan Dibunuh

Indah Septiyaning Wardani
Sabtu, 29 November 2025 - 17:47 WIB
Abdul Hamied Razak
Sopir Jasa Angkut di Gondangrejo Dirampok dan Dibunuh Kasat Reskrim Polres Karanganyar AKP Wikan Sri Kadiyono (tengah) menunjukkan barang bukti pakaian milik korban pembunuhan dan perampokan saat gelar perkara di Mapolres Karanganyar, Jumat (28/11/2025). (Solopos - Indah Septiyaning Wardani)

Advertisement

Harianjogja.com, KARANGANYAR — Polres Karanganyar menangkap tujuh orang yang diduga terlibat dalam perampokan dan pembunuhan terhadap Farid Akhyar, 54, warga Demak, yang jasadnya ditemukan di warung kosong tepi Ringroad Solo–Sroyo, Plesungan, Gondangrejo, Minggu (2/11/2025).

Kasat Reskrim Polres Karanganyar, AKP Wikan Sri Kadiyono, mengatakan modus pelaku adalah berpura-pura menyewa jasa angkut milik korban. “Pelaku menghubungi korban melalui nomor telepon yang tertera di kendaraan untuk memesan jasa angkut ke Solo,” ujar Wikan, Jumat (28/11/2025).

Advertisement

Kronologi Kejadian

Berdasarkan keterangan keluarga dan hasil penyelidikan, Farid menjemput pelaku pada Kamis (30/10/2025) sekitar pukul 09.00 WIB. Dua pelaku lain membuntuti dari belakang menggunakan mobil sewaan.

Sesampainya di Palur, korban diajak makan soto, namun makanan itu dicampuri obat penenang jenis Avitan tanpa sepengetahuan Farid. Korban kemudian pingsan dan tubuhnya dibuang di warung kosong di Gondangrejo. Mobil L300 milik Farid dibawa kabur dan dijual di Malang seharga Rp30 juta.

Tujuh pelaku, terdiri dari eksekutor, otak perampokan, dan penadah, telah diamankan. Polisi menyita mobil korban, mobil sewaan pelaku, dan botol obat penenang sebagai barang bukti.

Istri korban, Miyana (50), dan putrinya, Pramesti Dwi Cahyani (20), yang hadir dalam gelar perkara, berharap pelaku dijatuhi hukuman maksimal. “Harapan saya, [pelaku] dihukum seberat-beratnya. Mereka sudah tega melakukan itu,” ujar Miyana.

Farid dikenal sebagai pekerja keras yang baru memulai usaha jasa angkut sejak Juli 2025. Biasanya ia hanya menerima order di wilayah Semarang dan sekitarnya. Order ke Solo merupakan salah satu yang terjauh.

Imbauan Polisi

AKP Wikan menegaskan agar masyarakat, khususnya penyedia jasa angkut, berhati-hati dalam menerima order. “Pastikan identitas penyewa jelas dan jangan mudah percaya orang tak dikenal melalui telepon,” ujar Wikan.

Kasus ini kini ditangani sesuai hukum pidana terkait pencurian disertai kekerasan yang mengakibatkan kematian, dan proses hukum terus berjalan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : espos.id

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Purbaya Siap Kucurkan Dana Darurat Bencana Banjir Sumatera

Purbaya Siap Kucurkan Dana Darurat Bencana Banjir Sumatera

News
| Sabtu, 29 November 2025, 18:37 WIB

Advertisement

Kemenpar Kenalkan Wisata Banyuwangi-Bali ke Pasar Global

Kemenpar Kenalkan Wisata Banyuwangi-Bali ke Pasar Global

Wisata
| Sabtu, 29 November 2025, 14:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement