Advertisement

OJK Dorong Penguatan Literasi Keuangan Bagi Pelajar SMA TN Magelang

Nina Atmasari
Selasa, 06 Januari 2026 - 19:07 WIB
Abdul Hamied Razak
OJK Dorong Penguatan Literasi Keuangan Bagi Pelajar SMA TN Magelang Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Dr. Friderica Widyasari Dewi, S.E., M.B.A., berbicara di SMA Taruna Nusantara Magelang, Selasa (6/12/2026). - Harian Jogja/Nina Atmasari

Advertisement

Harianjogja.com, MAGELANG– Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyelenggarakan kegiatan edukasi dan literasi keuangan bagi para pelajar SMA Taruna Nusantara dengan tema “Literasi Keuangan Kuat, Indonesia Hebat: Pelajar SMA Taruna Nusantara Menuju Generasi Emas 2045”.

Kegiatan yang diikuti 900 orang siswa dan pengajar SMA Taruna Nusantara Magelang tersebut dilaksanakan di Balairung Pancasila, Selasa (6/12/2026).

Advertisement

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Dr. Friderica Widyasari Dewi, S.E., M.B.A., yang menekankan bahwa literasi keuangan merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi muda yang cerdas, mandiri, serta mampu mengambil keputusan keuangan secara bertanggung jawab.

“Pengelolaan keuangan bukan hanya soal menabung atau berinvestasi, tetapi tentang membangun kebiasaan sehat, disiplin, dan bertanggung jawab. Semakin awal anak-anak belajar mengelola uang, semakin siap mereka menghadapi tantangan finansial di masa depan,” ujar Friderica.

Friderica mengungkapkan generasi muda merupakan satu dari 10 segmen prioritas OJK. Karenanya, OJK sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan di SMA Taruna Nusantara yang merupakan sekolah unggulan dan mencetak pemimpin-pemimpin bangsa bangsa tersebut.

"Ini merupakan upaya menyiapkan mereka menjadi duta literasi keuangan di manapun berada, misalnya saat kembali ke rumah, dalam keluarga, untuk bagaimana menyuarakan pengelolaan keuangan yang baik," katanya.

Kepala Sekolah SMA Taruna Nusantara, Mayjen TNI (Purn.) M.I. Gogor A.A., S.I.P., M.Han mengatakan penguatan pemahaman keuangan diharapkan dapat mendukung pembentukan karakter disiplin, integritas, dan kemandirian siswa sebagai calon pemimpin bangsa di masa mendatang.

“Kolaborasi ini menjadi langkah penting untuk mempersiapkan taruna-taruni kami agar tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga matang dalam mengambil keputusan keuangan,” ujarnya.

Pada sesi talkshow, Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia Wilayah DIY, Irfan Noor Riza menyampaikan tips praktis yang relevan bagi pelajar. Dari perspektif pasar modal, ia menekankan pentingnya disiplin sebelum mulai berinvestasi.

“Sebelum bicara investasi, pastikan keuangan pribadi tertata. Catat pemasukan, kendalikan pengeluaran, siapkan dana darurat, lalu baru belajar investasi dengan cara yang aman dan bertahap,” jelas Irfan.

"Tabungan pelajar, kartu debit, dan mobile banking dapat menjadi sarana belajar mengatur uang. Dari situ, pelajar belajar membedakan kebutuhan dan keinginan, sekaligus membangun kebiasaan menabung secara rutin,” tambah Himawan Herrachmadi, Area Head Kantor Wilayah 17 PT Bank Negara Indonesia.

Adapun dari sisi Pegadaian, Widi Hartanta, Kepala Divisi Hubungan Kelembagaan PT Pegadaian menjelaskan pentingnya solusi keuangan yang aman ketika ada kebutuhan mendesak.

“Jika dikelola dengan baik, masyarakat tidak perlu mengorbankan keuangan utama saat menghadapi kebutuhan mendesak. Produk seperti gadai maupun tabungan emas harus dipahami fungsinya, risikonya, dan digunakan secara bijak,” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Prabowo Ingin Anak Petani Jadi Insinyur hingga Jenderal

Prabowo Ingin Anak Petani Jadi Insinyur hingga Jenderal

News
| Kamis, 08 Januari 2026, 02:17 WIB

Advertisement

Kelas Menengah Jadi Penopang Utama Wisata Nasional

Kelas Menengah Jadi Penopang Utama Wisata Nasional

Wisata
| Rabu, 07 Januari 2026, 14:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement