Advertisement

Jalur KA Prupuk-Linggapura di Banyumas Ditutup Mendadak, Ini Sebabnya

Newswire
Jum'at, 10 April 2026 - 18:37 WIB
Maya Herawati
Jalur KA Prupuk-Linggapura di Banyumas Ditutup Mendadak, Ini Sebabnya Petugas PT KAI Daop 5 Purwokerto saat melakukan penanganan kerusakan pada bagian hidraulika Jembatan Rel Ganda Bangunan Hikmat (BH) Nomor 1109 jalur hulu antara PrupukLinggapura, Jawa Tengah, Jumat (10/4/2026). - ANTARA - ist/KAI Purwokerto

Advertisement

Harianjogja.com, PURWOKERTO— Perjalanan kereta api di jalur hulu antara Prupuk-Linggapura untuk sementara dihentikan setelah ditemukan gangguan pada struktur Jembatan Rel Ganda Bangunan Hikmat (BH) Nomor 1109. Penutupan ini dilakukan sebagai langkah pengamanan guna mencegah risiko yang lebih besar bagi perjalanan kereta.

Kondisi tersebut terjadi di jalur rel yang berada di wilayah Prupuk-Linggapura, di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada Jumat (10/4/2026). Hingga saat ini, operasional kereta tetap berjalan dengan skema bergantian melalui jalur hilir yang dinyatakan masih aman dilintasi tanpa pembatasan kecepatan.

Advertisement

Manajer Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, menjelaskan kerusakan dipicu oleh tingginya debit air sungai akibat hujan berintensitas tinggi. Dampaknya mengenai bagian hidraulika jembatan, termasuk drempel atau ambang dasar, pilar, serta talut.

“Saat ini kami memberlakukan Semboyan 3 pada jalur hulu, yang berarti jalur di depan tidak aman atau terdapat potensi bahaya sehingga kereta api wajib berhenti sebelum melintasi lokasi,” katanya di Purwokerto.

Dengan kondisi tersebut, setiap perjalanan kereta diatur lebih ketat. Kereta hanya dapat melintas setelah mendapat arahan langsung dari petugas di lapangan dengan tingkat kewaspadaan tinggi.

Di sisi lain, KAI Daop 5 Purwokerto mulai melakukan penanganan darurat untuk menjaga stabilitas struktur. Salah satu langkah yang dilakukan adalah pemasangan steel sheet pile atau turap baja secara bertahap, menyesuaikan situasi lapangan terutama saat debit air mulai surut.

Petugas juga disiagakan penuh di lokasi untuk melakukan pemantauan intensif guna memastikan kondisi jembatan tetap terkendali selama proses perbaikan berlangsung.

As’ad menegaskan kebijakan Semboyan 3 ini bersifat sementara. Jalur hulu akan kembali dibuka setelah kondisi dinyatakan aman, termasuk ketika cuaca membaik dan debit air sungai kembali normal.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi, termasuk potensi keterlambatan perjalanan. Namun demikian, keselamatan perjalanan kereta api dan pelanggan tetap menjadi prioritas utama,” ujarnya.

Penyesuaian perjalanan ini berpotensi menimbulkan keterlambatan, namun langkah tersebut diambil untuk memastikan keamanan pengguna jasa tetap terjaga di tengah kondisi cuaca ekstrem yang masih berlangsung.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Gencatan AS-Iran Belum Pulihkan Pasok Pupuk Global

Gencatan AS-Iran Belum Pulihkan Pasok Pupuk Global

News
| Jum'at, 10 April 2026, 20:27 WIB

Advertisement

Greenhouse Melon Ketitang Jadi Daya Tarik Baru Wisata di Klaten

Greenhouse Melon Ketitang Jadi Daya Tarik Baru Wisata di Klaten

Wisata
| Rabu, 08 April 2026, 20:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement