Advertisement

96 Kloter Haji dari Jateng Diberangkatkan via Solo dan Jogja

Newswire
Selasa, 21 April 2026 - 18:27 WIB
Abdul Hamied Razak
96 Kloter Haji dari Jateng Diberangkatkan via Solo dan Jogja Ilustrasi Ibadah Haji / StockCake

Advertisement

Harianjogja.com, SEMARANG — Proses pemberangkatan jemaah calon haji (calhaj) asal Jawa Tengah mulai memasuki tahap penting. Seluruh jemaah dilaporkan sudah mulai masuk ke asrama embarkasi pada Selasa (21/4/2026) sebagai bagian dari persiapan menuju Tanah Suci.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Jawa Tengah, Fitriyanto, menjelaskan bahwa total pemberangkatan tahun ini dibagi dalam 96 kelompok terbang (kloter). Rinciannya, sebanyak 81 kloter dilayani melalui embarkasi Solo, sedangkan 15 kloter lainnya melalui embarkasi di Jogja.

Advertisement

Setiap kloter akan didampingi empat petugas yang terdiri dari ketua kloter, pembimbing ibadah, tenaga medis, serta paramedis untuk memastikan kelancaran perjalanan dan kesehatan jemaah selama menjalankan ibadah haji.

Kloter pertama berasal dari Kabupaten Tegal dengan jumlah sekitar 360 jemaah yang telah masuk ke embarkasi sebagai gelombang awal pemberangkatan. Secara keseluruhan, jumlah calhaj asal Jawa Tengah tahun ini mencapai 34.122 orang.

Menariknya, rentang usia jemaah cukup beragam. Calhaj termuda tercatat berusia 14 tahun dari Kabupaten Magelang, sementara yang tertua berusia 94 tahun berasal dari Kabupaten Klaten.

“Calon haji paling muda 14 tahun dari Kabupaten Magelang, yang paling tua kelahiran 1932 atau berusia 94 tahun dari Klaten,” ujar Fitriyanto.

Pemerintah juga memberikan perhatian khusus kepada jemaah lanjut usia (lansia) melalui skema kuota prioritas. Untuk Jawa Tengah, tersedia kuota sebanyak 1.712 jemaah lansia yang mendapatkan pendampingan khusus agar dapat menjalankan ibadah dengan lebih aman dan nyaman.

Di tengah kekhawatiran terkait dinamika geopolitik global, Fitriyanto memastikan bahwa proses penyelenggaraan ibadah haji tahun ini tetap berjalan sesuai rencana. Hal tersebut mengacu pada pernyataan resmi dari Kedutaan Besar Arab Saudi di Indonesia yang menyebutkan tidak ada dampak signifikan terhadap pelaksanaan haji.

Selain itu, faktor keamanan perjalanan juga menjadi perhatian utama. Seluruh jemaah diberangkatkan menggunakan penerbangan langsung dari Indonesia menuju Madinah atau Jeddah tanpa transit di negara lain, khususnya wilayah yang dinilai rawan konflik.

“Jadi, dari Indonesia langsung ke Madinah atau Jeddah tanpa mampir di wilayah Timur Tengah lainnya. Ini untuk memastikan keamanan dan kenyamanan jemaah,” jelasnya.

Dengan kesiapan tersebut, diharapkan seluruh rangkaian ibadah haji tahun ini dapat berjalan lancar, aman, serta memberikan pengalaman spiritual yang maksimal bagi seluruh jemaah asal Jawa Tengah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Purbaya: APBN Tak Disiapkan untuk Dewan Perdamaian Global

Purbaya: APBN Tak Disiapkan untuk Dewan Perdamaian Global

News
| Selasa, 21 April 2026, 21:17 WIB

Advertisement

Paspor Indonesia Bebas Visa ke 42 Negara, Cek Destinasinya!

Paspor Indonesia Bebas Visa ke 42 Negara, Cek Destinasinya!

Wisata
| Senin, 20 April 2026, 14:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement