Tragedi Sungai Wiroko: Pelajar Wonogiri Tewas Tenggelam Saat Memancing
Pelajar 18 tahun tewas tenggelam di Sungai Wiroko Wonogiri saat memancing. Korban ditemukan setelah 4 jam pencarian.
Aparat membersihkan lokasi bentrok di kawasan Jalan Jogja-Magelang. /Istimewa.
Harianjogja.com, MAGELANG—Video memperlihatkan bentrokan dua kelompok massa di Kabupaten Magelang viral di media sosial (medsos), Minggu (15/10/2023) sore. Tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Salah satu akun yang membagikan video bentrokan dua kelompok massa tersebut adalah akun Instagram @magelang_raya. Terdapat tiga part video yang diunggah akun tersebut, di mana salah satunya memperlihatkan sejumlah sepeda motor yang dibakar oleh sekelompok orang.
“Part 3 terjadi kerusuhan di Muntilan sore ini. Kronologi masih menunggu info lanjutan, kabeh sedulur njo do sing rukun,” tulis akun @magelang_raya dikutip JIBI/Solopos, Senin (16/10/2023).
BACA JUGA : Bentrok 2 Kelompok Massa di Muntilan, Bupati Magelang Turun Tangan
Komentar netizen juga banyak yang menyanyangkan tindakan tersebut. “Mbok jangan pakai takbir-takbir. Enggak ada orang baik main emosi. Sedih liatnya,” tulis komentar akun @riiisss.
Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol. Stefanus Satake Bayu Setianto, membenarkan terkait peristiwa tersebut. Ia mengatakan, kejadian berawal sekitar pukul 15.20 WIB saat massa Laskar BSM PDIP hendak pulang ke Jogja usai menghadiri kegiatan di Mungkid, Magelang.
“Ada enam unit sepeda motor yang dibakar,” kata Kombes Pol. Satake.
Kasat Reskrim Polresta Magelang, Kompol Rifeld Constantin Baba, mengatakan keributan dua kelompok massa itu terjadi seusai Laskar BSM PDIP menghadiri kegiatan masyarakat di Magelang. Dalam perjalanan, kelompok yang mengatasnamakan Laskar GPK menghadang Laskar BSM PDIP di Muntilan.
BACA JUGA : Polsek Muntilan, Magelang Amankan 9 Pelajar yang Hendak Gelar Perang Sarung
“Pas jalan pulang ada 200 orang BSM dihadang massa yang mengatasnamakan Laskar GPK. Kedua ormas saling gesekan dan saling lempar-lemparan batu,” terang Constatin.
Mengetahui ada bentrokan antara dua kelompok massa, personel Polresta Magelang dan TNI langsung datang ke lokasi mengamankan bentrok antarkelompok itu. Kedua kelompok massa itu telah dikumpulkan dan dilakukan mediasi sampai pukul 20.00 WIB.
“Semua yang terlibat bentrok dikumpulkan, kami mediasi. Jadi tidak ada orang yang diamankan dan tidak ada korban jiwa,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Pelajar 18 tahun tewas tenggelam di Sungai Wiroko Wonogiri saat memancing. Korban ditemukan setelah 4 jam pencarian.
Nadiem Makarim dituntut 18 tahun penjara dalam kasus korupsi Chromebook Rp2,18 triliun. Jaksa juga minta denda dan uang pengganti.
KID DIY fokus pada penguatan informasi kebencanaan hingga tingkat kelurahan. Sistem terpadu disiapkan untuk cegah simpang siur saat darurat.
Wagub DIY Paku Alam X pastikan seluruh rekomendasi DPRD ditindaklanjuti. Evaluasi pembangunan fokus pada pemerataan ekonomi dan tata kelola.
Pembongkaran SDN Nglarang untuk proyek Tol Jogja-Solo rampung. Lahan kini 100% bebas, proyek masuk tahap penimbunan dan pengecoran.
Wali Kota Solo Respati Ardi prioritaskan guru dan nakes dalam rekrutmen CASN. Pemkot kejar solusi kekurangan tenaga pendidikan.