Wayang Kulit Meriahkan Tukar Budaya Magelang-Karanganyar
Tukar budaya Magelang–Karanganyar meriah dengan wayang kulit dan peluncuran Gerakan Sanggar Seni Sekolah di Secang.
Warga mengakses salah satu aplikasi digital Pemerintah Kabupaten Magelang. /Ist-dok Harian Jogja
Harianjogja.com, MAGELANG- Pemerintah Kabupaten Magelang sudah menyiapkan program inovasi daerah yang berbasis teknologi. Inovasi daerah diharapkan dapat berdampak pada peningkatan perekonomian dan kemajuan daerah.
Bupati Magelang, Zaenal Arifin menyebutkan sejumlah inovasi daerah yang disiapkan di antaranya smartcity dengan enam cabangnya yaitu smart government, society, branding, living, economy, dan environment.
"Semangat dari Penyelenggaraan Inovasi Daerah adalah menyelenggarakan pemerintahan secara efektif, efisien, dan produktif sehingga memberikan kemudahan pelayanan publik. Masyarakat juga diberi ruang dan peran yang besar sebagai salah satu pengusul inisiatif inovasi daerah," kata Zaenal Arifin, baru-baru ini.
BACA JUGA: Israel Gempur Sekolah PBB Tempat Warga Gaza Berlindung, 15 Pengungsi Tewas
Tantangan pembangunan yang dihadapi di masa mendatang semakin kompleks, yaitu anggaran yang terbatas, SDM yang terbatas, tuntutan Tata Kelola Pemerintahan, dan perkembangan teknologi. Karenanya, Pemkab Magelang memandang perlu inovasi untuk mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik yang produktif, efektif, dan efisien.
Zaenal menjelaskan Inovasi Daerah adalah semua bentuk pembaharuan dalam penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dan pembaharuan dalam pengembangan penerapan praktis nilai dan konteks ilmu pengetahuan yang baru atau cara baru untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang telah ada ke dalam produk atau proses produksi.
Antisipasi dampak negatif sosial ekonomi dari pelaksanaan PID berupa perlindungan kekayaan intelektual. Adapun sasaran Inovasi Daerah yaitu untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan publik, pemberdayaan dan peran serta masyarakat, serta peningkatan daya saing daerah.
"Penyelenggaraan inovasi daerah sudah selaras dengan 10 Prioritas Pembangunan RPJMD Kabupaten Magelang Tahun 2019-2024, dalam hal inovasi tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik sangat mendukung pencapaian cita ke-8 yaitu “Birokrasi dan Tata Kelola Pemerintahan”," jelas Zaenal.
BACA JUGA: Mahfud Yakin MKMK Ambil Keputusan yang Adil
Ketua Fraksi Amanat Demokrat DPRD Kabupaten Magelang, Bambang Surendro berharap agar inovasi daerah dapat berdampak pada peningkatan perekonomian dan kemajuan daerah bukan hanya sekedar ide inovasi tanpa implementasi.
"Perlu dijelaskan inovasi hingga dengan tolok ukur dan standar baku bagi inovasi juga antisipasi dampak negatif sosial ekonominya. Perlu program real dari inovasi daerah untuk meningkatkan daya saing daerah serta meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelaksanaan program pembangunan di Kabupaten Magelang," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tukar budaya Magelang–Karanganyar meriah dengan wayang kulit dan peluncuran Gerakan Sanggar Seni Sekolah di Secang.
Baznas Kulonprogo telah menyalurkan 40 tangki air bersih ke 11 titik kekeringan. Sebanyak 200 tangki disiapkan selama musim kemarau.
Bareskrim mengungkap MV King Sun tiga kali menyelundupkan ketamin. Pengiriman ke Indonesia sebanyak 1.298 kg berhasil digagalkan.
KPK belum menahan Yuddy Renaldi dalam kasus dugaan korupsi iklan Bank BJB karena mempertimbangkan kondisi kesehatannya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Karhutla Gunung Bromo di kawasan TNBTS berhasil dipadamkan. Luas area terbakar mencapai 1.120 hektare di empat kabupaten.