2.000 Warga Magelang Tebus Sembako Murah dari PSMTI
Sebanyak 2.000 warga Magelang menebus sembako murah dari PSMTI. Program sosial ini membantu meringankan beban masyarakat di tengah tekanan ekonomi.
Wakil Wali Kota Magelang KH. M. Mansyur memberikan bantuan kepada ibu balita dalam Desiminasi Hasil Kegiatan Program Ceting Emas Tahap II Kerjasama TP PKK dan YDKK Tahun 2024 di Gedung Wanita Kota Magelang, Senin (10/6/2024). /Ist-dok Prokompim Kota Magelang
Harianjogja.com, MAGELANG-Status gizi balita di Kota Magelang berdasarkan berat badan/umur (BB/U) dengan kategori "Kurang" mengalami penurunan dari 80,6 persen menjadi 57,2 persen.
Progres perubahan ini terjadi setelah ada Program Cegah Stunting Emak-emak Magelang Sehat (Ceting Emas) yang diinisiasi oleh TP PKK Kota Magelang bekerja sama dengan Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas (YDKK).
Demikian dilaporkan Ketua TP PKK Kota Magelang Niken Ichtiaty Nur Aziz pada Desiminasi Hasil Kegiatan Program Ceting Emas Tahap II Kerjasama TP PKK dan YDKK Tahun 2024 di Gedung Wanita Kota Magelang, Senin (10/6/2024).
Disampaikan Niken, sebelum ada program Ceting Emas, status gizi balita yang tercukupi (normal) hanya sekitar 5 persen.
Kemudian setelah ada program tersebut, tepatnya di bulan pertama, ada kenaikan menjadi 15,6 persen. Pada bulan kedua naik menjadi 16,7 persen dan bulan ketiga menjadi 30 persen.
"Melihat grafik ada peningkatan, pemberian Program Makanan Tambahan (PMT) yang dilakukan TP PKK dan YDKK secara signifikan menurunkan nilai stunting di Kota Magelang baik balita maupun ibu hamil KEK," jelas Niken.
Niken mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung program Ceting Emas. Dia berharap program ini bisa ditiru dan dilanjutkan oleh instansi terkait yang menangani penanggulangan stunting.
Perwakilan YDKK, Wawan mengungkapkan, penanggulangan stunting sungguh membutuhkan kerja sama yang luar biasa. Hal yang tidak mudah tetapi pihaknya bersama TP PKK Kota Magelang sudah berupaya seoptimal mungkin. "Anak-anak kita jadi lebih tinggi, berat badan naik dan tumbuh sehat," katanya.
Wawan ingin Ceting Emang menjadi pioner dan pembelajaran bagi daerah lain.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Magelang KH. M. Mansyur mengatakan, pihaknya mengapresiasi penuh dilaksanakan program TP PKK dan YDKK. Ini bukti kalau banyak pihak bersama pemerintah berkomitmen menanggulangi stunting secara serius.
Menurutnya, stunting itu persoalan prioritas Nasional yang harus segera dituntaskan, selain kemiskinan, pengangguran dan lain-lain. Tahun 2024 harus menurun signifikan. Maka perlu kolaborasi yang mantap. "Mari kita bergotong-royong menangani stunting," ujar Kyai Mansyur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 2.000 warga Magelang menebus sembako murah dari PSMTI. Program sosial ini membantu meringankan beban masyarakat di tengah tekanan ekonomi.
Discord mulai menerapkan verifikasi usia global. Lebih dari 90% pengguna tak perlu unggah ID, tetapi sejumlah fitur akan dibatasi.
Italia menang 4-1 atas Turki di UEFA Nations League. Pio Esposito mencetak gol sekaligus mengukir catatan sejarah bersama Azzurri.
29 September 2026 diperingati sebagai Hari Sarjana Nasional, Hari Jantung Sedunia, hingga Save the Koala Day. Simak enam momen pentingnya.
Prakiraan cuaca DIY Selasa, 29 September 2026: mayoritas cerah berawan, suhu 22–34°C, kelembapan 44–98 persen. Cek rincian per kecamatan.
Pemkab Kulonprogo merotasi sejumlah pejabat dan mengisi jabatan kosong dengan mengoptimalkan manajemen talent pool ASN.