Advertisement

Bupati Temanggung Minta Pemerintah Kaji Ulang Kebijakan Zero ODOL

Newswire
Sabtu, 21 Juni 2025 - 18:47 WIB
Ujang Hasanudin
Bupati Temanggung Minta Pemerintah Kaji Ulang Kebijakan Zero ODOL Sopir truk memarkir kendaraannya memenuhi jalan di Sari Ayam Parakan sehingga mengganggu kendaraan lainnya di Temanggung, Jumat (20/6/2025). ANTARA - Heru Suyitno

Advertisement

Harianjogja.com, TEMANGGUNG—Bupati Temanggung Agus Setyawan meminta agar kebijakan zero over dimension over loading (ODOL) dikaji ulang sebagai respons atas aksi blokade jalan yang dilakukan sopir truk di Parakan, Temanggung.

"Kami berharap Kementerian Perhubungan melakukan evaluasi menyeluruh dan membuka ruang dialog dengan semua pihak terkait," kata Agus Setyawan di Temanggung, Jumat.

Advertisement

Sebagai aksi penolakan kebijakan ODOL oleh Paguyuban Angkutan Umum Truk Temanggung, Jawa Tengah, mereka melakukan sweeping bus-bus malam yang membawa cabai. Aksi tersebut dilakukan pada Kamis sore hingga Jumat dini hari.

Setiap bus yang membawa cabai langsung dihentikan dan barang diturunkan. Selain itu, ratusan sopir truk ini juga melakukan aksi blokade jalan nasional. Mereka sengaja memarkir truknya di tengah jalan hingga menimbulkan kemacetan panjang.

BACA JUGA: Pemkab Temanggung Punya Rumah Singgah di Jogja dan Semarang

Agus Setyawan berharap hal ini bisa menjadi aspirasi bagi pembuat undang-undang di Jakarta agar bisa mempertimbangkan lagi terkait dengan peraturan ODOL.

"Saya yakin masyarakat dan sopir truk ini bisa diatur sepanjang ke depannya masih bisa lebih baik lagi," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Bupati berharap pengemudi bisa melakukan aktivitas kembali dan menjaga stabilitas di Temanggung serta menghormati pengguna jalan lainnya.

Humas Paguyuban Angkutan Umum Truk Temanggung Kodirun menegaskan bahwa pihaknya untuk sementara menolak peraturan ODOL.

Kodirun mengaku bahwa sopir mendapat muatan sesuai dengan standar itu sebenarnya senang karena enteng.

"Cuma sopir itu membela rakyat kecil dan petani. Kalau tidak dibela, untuk bayar kami itu mereka belum mampu," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Fakta Baru! Sopir Taksi Listrik Baru 3 Hari Kerja Saat Kecelakaan

Fakta Baru! Sopir Taksi Listrik Baru 3 Hari Kerja Saat Kecelakaan

News
| Jum'at, 01 Mei 2026, 00:37 WIB

Advertisement

Thailand Bakal Hapus Bebas Visa, Turis Wajib Verifikasi Saldo Keuangan

Thailand Bakal Hapus Bebas Visa, Turis Wajib Verifikasi Saldo Keuangan

Wisata
| Kamis, 30 April 2026, 15:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement