Advertisement

Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang, Polres Karanganyar Turunkan Unit K9

Indah Septiyaning Wardhani
Rabu, 21 Januari 2026 - 12:47 WIB
Sunartono
Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang, Polres Karanganyar Turunkan Unit K9 Pendaki hilang di Bukit Mongkrang, Tawangmangu. Polres Karanganyar mengerahkan Unit K9 untuk memaksimalkan pencarian korban. - Istimewa.

Advertisement

Harianjogja.com, KARANGANYAR—Upaya pencarian pendaki yang dilaporkan hilang di jalur pendakian Bukit Mongkrang, Tawangmangu, terus diperkuat. Polres Karanganyar mengerahkan anjing pelacak atau unit K9 untuk membantu menelusuri area-area sulit dijangkau di kawasan Dusun Tlogodlingo, Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu.

Langkah tersebut diambil untuk memaksimalkan pencarian terhadap Yazid Ahmad Firdaus, 26, warga Colomadu, Kabupaten Karanganyar, yang dilaporkan hilang sejak Minggu (18/1/2026) sore. Korban diketahui terpisah dari rombongan saat dalam perjalanan turun dari puncak Bukit Mongkrang.

Advertisement

Kapolres Karanganyar, Arman Sahti, mengatakan pengerahan unit K9 difokuskan untuk menyisir jalur pendakian, kawasan hutan, serta sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi terakhir korban terlihat. Anjing pelacak dinilai efektif membantu pencarian di medan yang sulit dijangkau petugas.

Ia menegaskan bahwa Polres Karanganyar melalui jajaran Polsek Tawangmangu bersama unsur terkait menunjukkan respons cepat dan komitmen penuh sejak laporan orang hilang diterima.

“Sejak hari pertama dibuka pos SAR gabungan, Polri turut aktif dalam pelaksanaan operasi SAR,” kata Arman kepada Espos, Rabu (21/1/2026).

Pada hari kedua pencarian, operasi SAR dimaksimalkan dengan melibatkan sekitar 150 personel gabungan yang terdiri atas unsur TNI, Polri, Basarnas, relawan, dan potensi SAR lainnya. Personel dibagi ke dalam beberapa Search and Rescue Unit (SRU) untuk menyisir area pencarian secara terstruktur.

Metode pencarian dilakukan secara menyeluruh, mulai dari penyisiran manual jalur pendakian, penggunaan drone untuk pemantauan udara, hingga teknik rappelling atau penurunan tebing secara vertikal guna menjangkau medan ekstrem di sekitar lokasi hilangnya pendaki.

Namun hingga Selasa (20/1/2026) pukul 16.00 WIB, upaya pencarian belum membuahkan hasil. Demi keselamatan petugas, operasi terpaksa dihentikan sementara akibat hujan deras yang disertai kabut tebal, kondisi yang dinilai berpotensi membahayakan personel di lapangan.

Sebagai bentuk keseriusan dan optimalisasi misi kemanusiaan, Polres Karanganyar kembali memperkuat pencarian dengan menerjunkan Unit K9 pada Rabu (21/1/2026). Unit ini diharapkan dapat membantu menelusuri area-area tertutup dan lokasi yang sulit dijangkau oleh tim pencari.

Kapolres menegaskan pihaknya akan terus berperan aktif dan bersinergi dengan seluruh unsur terkait dalam operasi pencarian pendaki hilang tersebut. Setiap perkembangan terbaru, lanjut dia, akan segera disampaikan kepada publik sebagai bentuk pelayanan dan tanggung jawab kemanusiaan kepada masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Espos

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Cuaca Ekstrem Mengintai Bali Sepekan, BMKG Ingatkan Risiko Banjir

Cuaca Ekstrem Mengintai Bali Sepekan, BMKG Ingatkan Risiko Banjir

News
| Rabu, 21 Januari 2026, 14:27 WIB

Advertisement

Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai

Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai

Wisata
| Senin, 19 Januari 2026, 18:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement